
Bandar Lampung – mediatama.online
DPRD Provinsi Lampung yang diwakili Anggota Komisi V, M. Syukron Mukhtar, Lc., M.Ag., menghadiri kegiatan Pelepasan Keberangkatan Jamaah Haji Provinsi Lampung Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, Minggu (26/4/2026).
Kehadiran DPRD Provinsi Lampung dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, sekaligus memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan optimal mulai dari tahap persiapan, pemberangkatan, pelaksanaan ibadah, hingga kepulangan ke tanah air.
Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T., bersama Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M. Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., unsur Forkopimda, jajaran Kementerian Agama, serta para tamu undangan lainnya.
Pada keberangkatan kloter perdana, sebanyak 445 jamaah diberangkatkan, terdiri dari 439 jamaah asal Kota Bandar Lampung dan 6 petugas pendamping kloter.
Seluruh jamaah dijadwalkan bertolak menuju Tanah Suci pada sore hari sesuai jadwal embarkasi. Berdasarkan data penyelenggaraan, total jamaah haji Provinsi Lampung tahun 2026 berjumlah 5.869 orang termasuk petugas, yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter). Jumlah tersebut terdiri dari jamaah reguler, prioritas lanjut usia, petugas haji daerah, pembimbing KBIHU, serta tambahan kuota nasional.
Mewakili DPRD Provinsi Lampung, M. Syukron Mukhtar menyampaikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pihak terkait dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung yang begitu serius menyiapkan penyelenggaraan haji. Para jamaah juga terlihat dalam kondisi sehat dan siap, baik secara fisik maupun mental. Mudah-mudahan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
la menegaskan DPRD Provinsi Lampung mendukung penuh upaya peningkatan kualitas pelayanan haji, terutama dalam aspek kenyamanan, keamanan, kesehatan, dan pendampingan jamaah selama menjalankan ibadah.






