
Lampung Timur – mediatama.online Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPRD Provinsi Lampung resmi memulai pembangunan ruas jalan Jabung-Simpang Labuhan Maringgai melalui prosesi ground breaking sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, Jumat (10/04/2026).
Pembangunan tahap awal sepanjang sekitar 6,2 kilometer ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan provinsi di Lampung Timur tahun 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp38,5 miliar. Ruas jalan ini menjadi salah satu akses vital masyarakat, khususnya di kawasan sentra pertanian.
Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.Β.Α., hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Anggota DPRD Provinsi Lampung dari daerah pemilihan setempat sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap proyek strategis daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut H. Garinca Reza Pahlevi, S.I.Kom., M.M. (Ketua Komisi I), M. Rahmat Visa Ridi Arifin, S.M. (Anggota Komisi I), Abdul Aziz, S.E. (Anggota Komisi I), Н. Yusnadi, S.T. (Sekretaris Komisi IV/Ketua Fraksi PKS), serta Muhammad Khadafi Azwar, S.H., M.H. (Anggota Komisi III), bersama jajaran pemerintah daerah, camat, kepala desa, dan unsur masyarakat.
Ketua DPRD Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan realisasi dari aspirasi masyarakat yang telah lama diperjuangkan.
“Alhamdulillah, hari ini pembangunan sudah dimulai. Ini merupakan wujud nyata dari aspirasi masyarakat yang kami dorong bersama. DPRD akan terus memastikan pembangunan berjalan sesuai target serta menjaga kualitas hasilnya,” ujar Ahmad Giri Akbar.
la menambahkan, pembangunan ini ditargetkan selesai pada September 2026 sehingga pada akhir tahun masyarakat sudah dapat memanfaatkan akses jalan yang lebih baik.
“Kita pastikan pekerjaan ini selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, DPRD Provinsi Lampung menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga pada ketahanan serta keberlanjutan pemanfaatannya.






